Jumat ketiga di bulan Mei
A letter of a Lay biased for Kris
Sore itu, semuanya terasa seperti
biasa.
Jumat ketiga di bulan Mei,
Yang awalnya, laiknya jumat pertama
dan kedua di bulan yang sama.
Hanya hari jumat biasa,
Yang kupikir akan berlalu seiring
datangnya sabtu.
Berita itu tiba,
seperti angin menerbangkan dedaunan
kering,
seperti matahari yang bersiap
berpulang saat senja menjemput.
Bahwa kau memutuskan untuk
mengakhiri semuanya,
meninggalkan kami untuk sesuatu yang
kau sebut dengan kehidupan lebih baik.
Mengakhiri pekerjaanmu, tak ubahnya
manajer meninggalkan mejanya.
Membiarkan ratusan ribu pasang mata
menumpahkan kesedihannya,
tanpa peduli hati kami pecah
berkeping-keping,
kau tinggalkan sepucuk pesan singkat
tanpa arti.
Bahwa phoenix yang telah belajar
terbang, pergi menjauh.
Bahwa pemimpin yang tak memiliki
cela membuka tabir kelamnya.
Bahwa kau memasrahkan semuanya, memindahkan
beban kepada pemimpin lainnya.
Bahwa kau beranjak dari tempatmu
berdiri, menoreh luka pada beribu hati suci.
Bagaimana mungkin,
Kau yang selalu mengucap kita adalah
satu, mengingkari janjinya terlebih dahulu.
Bibir yang selalu mengulas senyum,
menyimpan pedih tersembunyi.
Pundak yang menjadi tempat
bersandar, tidak mampu menopang beban miliknya sendiri.
Tidakkah kau tahu, atau kau
pura-pura tidak tahu,
Bahwa kami bisa menangkapmu yang
terjatuh, jika kau percaya.
Dan kami berjanji akan melebarkan
sayap kami, merengkuhmu lebih dalam,
Agar luka-lukamu cepat terobati.
Bahkan sang phoenix tak bisa
mengobati lukanya sendiri.
Di atas tangisan yang tertumpah,
terukir luka dalam yang menganga.
Apakah kami tak cukup berharga untuk
kau pertahankan?
Jikalau semuanya belum terlalu
terlambat, bolehlah kami mengucap maaf,
Untuk tidak menjagamu dengan baik
selama ini.
Untuk salah mengartikan senyummu
sebagai suka.
Hanya satu kesempatan yang kami
butuhkan,
Agar kami dapat menjagamu lebih baik
di waktu yang akan datang.
Agar kami dapat menyembuhkan lukamu.
Satu janji, aku tidak akan ke
mana-mana,
Maka kami akan menjagamu lebih baik
seratus kali lipat dari sekarang.
Jangan tinggalkan kami,
Kita masih satu, betul?
A Lay biased to Kris (19/05/2014)
Tidak ada yang lebih buruk, dari
kehilangan
Namun tidak ada yang lebih baik,
dari berbesar hati melepaskan
kehilangan itu
(2014,
jjongwol)
